(0531) 24198
Study Banding SMK Miftahussalam Hanau Dengan SMK Negeri 1 Sampit Kunjungan Dari BPOM Pesta Kurban Kegiatan Pendampingan IN Kurikulum 2013 Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Akuntansi Dagang

Kamis, 9 Juni 2016

Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan utamanya melakukan transaksi beli dan jual barang dagangan. Barang dagangan adalah aktiva atau barang yang dibeli dengan tujuan dijual kembali. Transaksi-transaksiyang terjadi pada perusahaan dagang secara garis besar terdiri dari: Transaksi pembelian barang dagangan Transaksi penjualan barang dagangan Transaksi Pembelian barang dagangan Yaitu transaksi pembelian barang dagangan; dicatat kedalam rekening pembelian barang dagangan. Transaksi pembelian barang dagangan terdiri dari: 1. Pembelian Tunai Yaitu pembelian barang dagangan secara tunai/cash. Contoh: Dibeli barang dagangan tunai sebesar Rp. 1.000.000,- Jurnalnya: Peersediaan barang dagangan Rp. 1.000.000,- Kas Rp. 1.000.000,-. 2. Pembelian Kredit Yaitu pembelian barang dagangan dengan pembayaran bertempo/ hutang. Contoh: Dibeli barang dagangan kredit sebesar Rp. 1.000.000,- Jurnalnya: Persediaan barang dagangan Rp. 1.000.000,- Hutang Dagang Rp. 1.000.000,-. 3. Pembelian Sebagian Tunai dan Sebagian Kredit Yaitu pembelian barang dagangan dengan pembayaran sebagian tunai dan sebagian kredit. Contoh: Dibeli barang dagangan sebesar Rp.3.000.000,- dibayar tunai Rp.1.000.000,-sisanya dibayar tempo 2 minggu Jurnalnya: Pesediaan barang dagangan Rp. 3.000.000,- Kas Rp. 1.000.000,- Utang Dagang Rp. 2.000.000,- 4. Pembelian dengan syarat pembayaran Yaitu pembelian barang dagangan dengan syarat pembayaran yang disepakatai oleh pembeli dan penjual seperti 2/10, n/30, 5/15,/30 dll. Arti 2/10, n/30 adalah pembeli akan mendapatkan potongan sebesar 2 % apabila pembeli melakukan pembayaran dalam waktu 10 hari setelah tanggal faktur/ transaksi dan apabila pembayaran dilakukan setelah 10 hari tidak mendapatkan potongan.Jatuh tempo pembayaran adalah selama 30 hari. Contoh: Tanggal 1/1 Dibeli barang dagangan sebesar Rp.3.000.000,- dengan syarat 2/10, n/30. Jurnalnya: Pesediaan barang dagangan Rp. 3.000.000,- Utang Dagang Rp. 3.000.000,-. Jika pembayaran dilakukan pada tanggal 9/1, maka pembeli akan mendapatkan potongan pembelian saat pembayaran yaitu 2% x Rp. 3.000.000,- = Rp. 60.000,- dan jurnalnya: Utang Dagang Rp. 3.000.000,- Persediaan Barang Dagangan Rp. 60.000,- Kas Rp. 2.940.000,-. Jika pembayaran dilakukan pada tanggal 15/1, maka pembeli tidak mendapatkan potongan karena lebih dari 10 hari. Jurnal saat pembayaran: Utang Dagang Rp. 3.000.000,- Kas Rp. 3.000.000,-. 5. Retur Pembelian Yaitu pengembalian (retur) barang yang telah dibeli karena barang yang diterima rusak, cacat atau tidak sesuai pesanan. Contoh: Tgl. 2/1 Dikembalikan barang yang telah dibeli tgl 1/1 sebesar Rp. 300.000,- karena rusak. Jurnalnya: Hutang Dagang Rp. 300.000,- Persediaan Barang Dagangan Rp. 300.000,-. Jika saat pembelian tunai maka yang didebet rekening kas. 6. Biaya Angkut Pembelian Yaitu pengeluaran ongkos angkut pembelian atas pembelian barang dimana ongkos angkut ditanggung oleh pembeli. Contoh: Atas pembelian tgl. 1/1 dikenakan ongkos angkut sebesar Rp. 50.000,-. Jurnalnya: Persediaan Barang Dagangan Rp. 50.000,-. Kas Rp. 50.000,-. Transaksi Penjualan Barang Dagangan Yaitu transaksi penjualan barang dagangan; dicatat kedalam rekening penjualan barang dagangan. Transaksi penjualan barang dagangan terdiri dari: 1. Penjualan Tunai Yaitu penjualan barang dagangan secara tunai/cash. Contoh: Dijual barang dagangan tunai sebesar Rp. 1.000.000,- HPP sebesar Rp.800.000,- Jurnalnya: Kas Rp. 1.000.000,- Penjualan Barang Dagangan Rp. 1.000.000,-. Harga Pokok Penjualan Rp. 800.000,- Persediaan Barang Dagangan Rp. 800.000,- 2. Penjualan Kredit Yaitu Penjualan `barang dagangan dengan pembayaran bertempo/ piutang. Contoh: Dijual barang dagangan kredit sebesar Rp. 1.000.000,- HPP sebesar Rp.800.000,- Jurnalnya: Piutang Dagang Rp. 1.000.000,- Penjualan Barang Dagangan Rp. 1.000.000,-. Harga Pokok Penjualan Rp. 800.000,- Persediaan Barang Dagangan Rp. 800.000,- 3. Penjualan Barang Dagangan Sebagian Tunai dan Sebagian Kredit Yaitu Penjualan Barang Dagangan dengan pembayaran sebagian tunai dan sebagian kredit. Contoh: Dijual barang dagangan sebesar Rp.3.000.000,- HPP sebesar Rp.2.500.000,- dibayar tunai Rp.1.000.000,-sisanya dibayar tempo 2 minggu Jurnalnya: Kas Rp. 1.000.000,- Piutang Dagang Rp. 2.000.000,- Penjualan Barang Dagangan Rp. 3.000.000,- Harga Pokok Penjualan Rp. 2.500.000,- Persediaan Barang Dagangan Rp. 2.500.000,- 4. Penjualan dengan syarat pembayaran Yaitu Penjualan barang dagangan dengan syarat pembayaran yang disepakatai oleh pembeli dan penjual seperti 2/10, n/30, 5/15,/30 dll. Arti 2/10, n/30 adalah pembeli akan mendapatkan potongan sebesar 2 % apabila pembeli melakukan pembayaran dalam waktu 10 hari setelah tanggal faktur/ transaksi dan apabila pembayaran dilakukan setelah 10 hari tidak mendapatkan potongan.Jatuh tempo pembayaran adalah selama 30 hari. Contoh: Tanggal 1/1 Dijual barang dagangan sebesar Rp.3.000.000,- HPP sebesar Rp.2.500.000,- dengan syarat 2/10, n/30. Jurnalnya: Piutang Dagang Rp. 3.000.000,- Penjualan Barang Dagangan Rp. 3.000.000,-. Harga Pokok Penjualan Rp. 2.500.000,- Persediaan Barang Dagangan Rp. 2.500.000,- Jika pembayaran dilakukan pada tanggal 9/1, maka penjual akan memberikan potongan penjualan saat pembayaran yaitu 2% x Rp. 3.000.000,- = Rp. 60.000,- dan jurnalnya: Kas Rp. 2.940.000,- Potongan Penjualan Rp. 60.000,- Piutang Dagang Rp. 3.000.000,- Jika pembayaran dilakukan pada tanggal 15/1, maka penjual tidak akan memberikan potongan karena lebih dari 10 hari. Jurnal saat pembayaran: Kas Rp. 3.000.000,- Piutang Dagang Rp. 3.000.000,-. 5. Retur Penjualan Yaitu penerimaan (retur) barang yang telah dijual karena barang yang diterima pembeli rusak, cacat atau tidak sesuai pesanan. Contoh: Tgl. 2/1 Diterima barang yang telah dijual tgl 1/1 sebesar Rp. 300.000,- HPP sebesar Rp. 250.000,- karena rusak. Jurnalnya: Retur Penjualan Rp. 300.000,- Piutang Dagang Rp. 300.000,-. Persediaan Barang dagangan Rp. 250.000,- Harga Pokok Penjualan Rp. 250.000,- Jika saat penjualan tunai maka yang dikredit rekening kas. 6. Biaya Angkut Penjualan Yaitu pengeluaran ongkos angkut penjualan atas penjualan barang dimana ongkos angkut ditanggung oleh penjual. Contoh: Atas penjualan tgl. 1/1 dikenakan ongkos angkut sebesar Rp. 50.000,-. Jurnalnya: Biaya Angkut Penjualan Rp. 50.000,-. Kas Rp. 50.000

Artikel Lainnya
Multimedia Dan Design Grafis
1 tahun yang lalu
Multimedia adalah media yang menggabungkan dua unsur atau lebih media ...
Estimologi Multimedia
1 tahun yang lalu
Istilah multimedia pertama kali di kenal pada dunia teater, yang mempertunjukan ...
Akuntansi Dagang
1 tahun yang lalu
Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan utamanya melakukan transaksi beli ...
Berita